tanpa kata, tanpa bahasa

jiwaku melayang

hati ini penuh dengan kegundahan

namun ragaku tak mampu tuk beranjak

hanya untaian doa-doa ditengah hembusan angin

yang bisa ku panjatkan

deraian air mata yang mengalir bersama aliran air

malam yang penuh dengan kesunyian

menaungi hati ini tuk menerawang kelam

aku ingin pulang

tuk jemput kegelisahan yang melanda

ku ingin dekap rindu yang mendalam

tanpa kata, tanpa bahasa

ku ingin disisinya

menjaganya dalam sulit yang melanda

dalam kesendirian

ku ingin mereka ada

tepis duka yang kurasa

ku ingin mereka hadir

dalam setiap langkah perjalanku

ku inginkannya

kembali bersama

bercengkrama

bercerita tentang indahnya cita

dalam alunan kasih sayangnya

tanpa kata, tanpa bahasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s