Andai saja aku ini cantik

ANDAI SAJA AKU INI CANTIK ( tulisan penyemangat dari sahabatku)

kelihatan sungguh tak dewasa, hanya karena perasaan kecewa dan marah aku menulis. Andai saja aku ini cantik dan menarik, tentunya aku kan tersenyum pada setiap mata yang memandangku

aku janji, takkan memandang yang rendah pada yang kurang

seandainya benar aku cantik, aku takkan sudi memakai peroda pipi ataupun menoles bibirku, karena dengan tersenyum tulus saja aku bisa berbagi kecantikan ini dengan orang lain.

andai aku memang cantik, kan ku tutpi seluruh tubuhku dengan bingkai yang longgar, kusembunyikan keindahan payudaraku, dan ku simpan paha dan betis putihku,takkan ku biarkan kulit halusku tersibak panas dan kemilau rambutku yang menawan, menghauskan mata yang memandang. kan ku simpan mereka baik-baik dan kujaga, biarlah aku yang menikmatinya sendiri, menjaga rahasia terindah yang pernah kumiliki.

sampai suatu saat nanti, aku kan pasti berbagi dengan dia yang kucintai, hanya dengannya, berdua saja, berbagi rahasia yang dalam dan indah, dan dengan malu-malu ku serahkan raga dan cintaku untuk dia yang hanya milikku saja. saat itu pasti kan datang, semoga dengan segera…

sayang seribu sayang aku tidak cantik…

kubeberkan semuanya dengan dengan pehiasan luar yang sengaja menerawang

memberi keuntungan pada “si mata nakal” ataupun  ‘mata yang tak sengaja nakal’

tak jarang pula”si tangan penasaran” mencoba berbuat ramah, dimulai dari kelingking, bahu,..hingga kebagian yang seharusnya aku jaga…

sungguh aku terlalu hilang cantik untuk terlalu sering bersentuhan dengan para arjuna…

pemuja wanita bergelimang dosa..

dan tubuhku, aku menutupinya dengan sutra, tapi sutra itu bagaikan kapas basah yang rapuh , yang membuat setiap mata mudah menerka apa yang ada didalamnya

Aku sungguh tidak cantik, ku berjalan menegakkan kepala, menghilangkan semua kerendahan hati dan berkata’aku yang berkuasa’.kumainkan lirikan dan ku berjalan dengan angkuh, seolah mengisyaratkan “aku ini mahal”… padahal dengan auraku hari itu, betapa murahnya diriku yang telah menjajakan kharisma. meskipun aku diam

Aku hanya ingin cantik hati ini, memakai pewarna rendah hati dan ketegasan harga diri. Aku hanya ingin cantik dan berbagi kecantikan dengan senyum yang tulus, aku hanya ingin tenang dan berjalan lurus kedepan. tak perlu semua mata memandang, sebab ku tau tujuanku. dan benihbenih aura yang keluar kan terlihat setelah aku bertemu dia yang hanya satu untukku saja.

 

 

terimakasih untukku sahabatku yang sudah mengingatkanku dengan tulisan ini, semoga kita bisa saling mengingatkan dalam kebaikan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s